KTRINDONESIA – Sejumlah universitas berencana melaksanakan kuliah tatap muka. Hal tersebut dilakukan karena positivity rate Covid-19 di beberapa daerah kian menurun.

Lantas kampus mana saja yang bersiap melaksanakan kuliah tatap muka? Berikut adalah daftarnya. Daftar ini bersifat sementara dan jumlah kampus yang akan melaksanakan kuliah tatap muka akan terus bertambah.

Daftar kampus siap kuliah tatap muka 2021:

1. UNS

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi memulai Perkuliahan Tatap Muka (PTM) pada Senin (6/9/2021). PTM hari pertama dilakukan di empat fakultas yaitu Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Keolahragaan (FKOR), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

“Dibuka PTM sesuai dengan edaran Pak Wali Kota. Bahwa UNS sudah siap PTM terbatas dengan bersyarat dan bertahap,” ujar Prof Jamal seperti dikutip detikEdu dari laman resmi UNS, Senin (6/9/2021).

Sedangkan yang dimaksud prinsip bertahap adalah UNS untuk sementara waktu membatasi kapasitas ruang perkuliahan menjadi 30 persen saja dari kapasitas normal.

“Kita mulai karena semester satu baru masuk. Nanti bertahap lagi ke semester lima dan tujuh. UNS sudah bisa kita mulai termasuk ujian skripsi, disertasi, tesis, dan sebagainya yang berikutnya kalau sudah memungkinkan 30 persen bisa naik ke 40 persen dan 50 persen. Semua sudah harus menerapkan tata cara disiplin prokes,” terang Prof Jamal.

2. UNJ

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memutuskan untuk menggelar kuliah tatap muka terbatas pada semester ini.

Tim Pengembang Wakil Rektor UNJ Meiliasari mengatakan PTM hanya akan dilaksanakan pada perkuliahan yang membutuhkan kegiatan praktikum. Sedangkan, perkuliahan yang hanya sebatas pemberian materi tetap dilaksanakan secara online.

Pelaksanaan kuliah tatap muka akan dilaksanakan pada semester ini, yakni Agustus-Desember. Namun, ia belum menjelaskan tepatnya di tanggal berapa PTM dilaksanakan.

BACA JUGA  Kelas Daring Tanri Abeng University : Belajar Bahasa Inggris #2

3. ITB

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Jaka Sembiring dalam ITB Talks yang disiarkan melalui Youtube resmi ITB, Kamis (2/9/2021) menjelaskan jika ITB tidak akan gegabah dalam melakukan kuliah tatap muka.

Jaka menyampaikan jika tenggat waktu persiapannya kuliah tatap muka adalah setelah UTS. Ia menyampaikan jika situasi membaik akan dilakukan penyesuaian dengan melakukan PTM terbatas kapasitas tidak lebih dari 30%.

Sebelumnya ITB telah mencoba pembelajaran hybrid di kampus bulan Juni-Juli. Namun karena ada PPKM, kuliah hybrid tersebut dihentikan.

4. IPB

Institut Pertanian Bogor (IPB) berencana menggelar PTM terbatas pada Oktober mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Rektor IPB Martianto. Saat ini pihaknya juga tengah melakukan persiapan agar pelaksanaan PTM terbatas bisa segera dilakukan.

“Kita akan melaksanakan secara bertahap, sambil terus memantau perkembangan pandemi. Paling cepat kegiatan offline dilakukan setelah UTS (pertengahan Oktober), dan mengutamakan pada kegiatan peningkatan skill mahasiswa melalui kegiatan praktikum, praktik di laboratorium, studio/laboratorium lapang,” jelas dia kepada detikEdu, Selasa (31/8/2021).

5. Unair

Kuliah tatap muka di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya akan digelar pada Senin (6/9). Namun tidak semua mahasiswa bisa kuliah offline.

Sebab, perkuliahan dilakukan secara hybrid atau secara daring dan luring. Seperti yang disampaikan Direktur Pendidikan Unair Prof Dr Sukardiman.

“Akan menyesuaikan kondisi pandemi ini dan tergantung dari kebijakan prodi yang menuntut soft skill tinggi. Kegiatan pembelajaran di Unair baru mulai tanggal 6 September 2021,” kata Prof Sukardiman saat dihubungi detikcom, Jumat (3/9/2021).

“Ada beberapa Prodi Rumpun Ilmu Kesehatan akan melaksanakan praktikum hybrid pada pertengahan Oktober 2021, setelah UTS,” tambahnya.

BACA JUGA  Mahasiswa UNS Senang Akhirnya Bisa Ngampus Lagi Setelah 2 Semester Kuliah Daring

Sukardiman mengatakan, kuliah tatap muka pada awal pekan depan dilakukan oleh semua prodi di Unair. Namun jumlah siswa yang luring dibatasi 25 persen.

6. ITS

Rektor ITS Prof Mochamad Ashari mengatakan, perkuliahan tatap muka di ITS akan dilakukan akhir September. Namun dilakukan dengan hibrid atau kuliah luring dan daring.

“Kita akan memulai hibrid tatap muka dan online sama-sama di kelas di minggu keempat,” kata Prof Ashari saat ditemui di Gedung Rektorat ITS, Jumat (2/9/2021).

Nantinya saat kuliah tatap muka, ITS akan mengundang mahasiswa angkatan 2020, 2021 untuk ikut kuliah hibrid. Karena mahasiswa angkatan baru tersebut merasakan kuliah di ITS.

“Tetapi terbatas dan tetap waspada kuliah hibrid. Yang diundang adalah mahasiswa Surabaya Raya. Kelas disiapkan semua, ditambah perangkat dipakai kuliah online dan offline,” ujarnya.

Selain yang telah disebutkan, kampus UI dan UGM juga menyampaikan kabar kesiapan kuliah tatap muka. Dikutip dari situsnya, UGM berencana menerapkan kuliah tatap muka pada Agustus 2021.

Namun kuliah tatap muka dilakukan terbatas dengan mengutamakan mahasiswa dari sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pembelajaran tatap muka akan meminta restu atau izin dari orang tua masing-masing mahasiswa.

Dalam situsnya UI berencana melakukan kuliah tatap muka pada Juli 2021. Namun survei pada 20.533 responden per 15 April 2021 menyatakan, warga kampus lebih memilih blended learning daripada tatap muka penuh.

Persiapan tatap muka harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan, capaian vaksin, dan interaksi warga kampus. Responden berharap tatap muka hanya dilakukan pada kuliah yang mengharuskan interaksi langsung.

(editor:glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here