KTR INDONESIA  –  Ajang tarung bebas Makassar ternyata melibatkan kalangan pelajar. Sejumlah pelajar tersebut ada yang telah diamankan dan dimintai keterangan oleh polisi.

“Jadi itu kan sebenarnya sudah ada petarung yang kita mintai keterangan. Mereka tidak punya catatan kriminal, kan masih anak sekolah, pelajar,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan kepada detikcom, Rabu (4/8/2021).

Ilegal dan Bisa Berakibat Fatal

Zulpan mengatakan fakta bahwa ajang tarung bebas Makassar diikuti pelajar ini sangat memprihatinkan. Dia menyebut moral pelajar bisa rusak karena kegiatan tarung bebas Makassar itu bukan olahraga dan lebih identik dengan kekerasan hingga bisa berakibat fatal.

“Sangat kita sayangkan karena pesertanya mereka yang masih berusia remaja dan membahayakan kesehatan jiwa mereka ya, bisa berakibat fatal,” kata Zulpan.

Zulpan menegaskan tarung bebas Makassar itu tak memiliki lisensi atau badan olahraga yang menaunginya. Selanjutnya, properti ajang tarung bebas Makassar itu juga tak aman.

BACA JUGA  Pakar Ungkap Alasan Pesawat Kepresidenan Idealnya Warna Biru

“Jadi pertarungan bebas, ini sebetulnya sangat berbahaya. Kalau kita lihat di TV itu sama UFC-lah, dalam ring (bertarung bernama) oktagon. Kalau ini malah bukan di dalam ring, tidak memiliki lisensi atau badan olahraga,” kata Zulpan.

Yang paling mengerikan, lanjut Zulpan, pertarungan tak akan dihentikan apabila tak ada peserta yang menyerah. Alhasil, para peserta bisa saja cedera berat hingga meninggal dunia.

“Jelas ilegal ini, di jalanan, kemudian alasnya paving block, bantingannya kalau kena kepala bisa pecah dan meninggal dunia,” sambung Zulpan.

Tarung Bebas Makassar Terorganisasi

Zulpan mengatakan, tarung bebas Makassar diorganisasi sedemikian rupa oleh panitia. Penonton tarung bebas ini harus lebih dulu melakukan registrasi dan membayar Rp 10 ribu.

BACA JUGA  Perhatian! Jokowi Ubah Aturan Penetapan Harga Solar dan Premium

Selanjutnya, petarung ajang bebas juga wajib menyetor Rp 50 ribu. Dan apabila menang, akan diganjar hadiah Rp 1,5 juta.

“Keterangan yang kita peroleh setelah video ini viral di media sosial akun Instagram yang sekarang kita selidiki ini Makassar Street Fight memposting video dengan mencantumkan aturan bermain, aturan penonton, aturan sewa, dan aturan pembelian tiket dan dari hasil pantauan ada beberapa kali terjadi pertarungan ini,” kata Zulpan.

Zulpan menegaskan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tarung bebas Makassar ini juga ditengarai akan kembali menggelar pertarungan.

“Apabila terjadi hal seperti ini, akan diambil tindakan tegas, baik kepada panitia, kepada pelaku pertarungan bebas, dan juga kepada penonton,” katanya. (Editor: glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here