KTR INDONESIA – Pemerintah Kabupaten Cianjur menyulap bus sekolah menjadi mobil vaksinasi keliling. Rencananya vaksinasi mobile itu menyasar 200 ribu santri dan pelajar di Cianjur untuk mengejar target vaksinasi.

Bus vaksinasi tersebut mulai beroperasi hari ini (13/8) dan pertama kali melakukan vaksinasi di halaman MAN 2 Cianjur di Kecamatan Pacet. Ratusan santri dan pelajar pun antusias untuk mengikuti vaksinasi COVID-19.

Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan vaksinasi mobile dibuat untuk mengejar target vaksinasi yang mencapai 1,8 juta orang.

“Saat ini, Cianjur baru mencapai 9 persen dari target. Makanya selain vaksinasi massal yang rutin digelar, kita juga buat vaksinasi mobile untuk percepatan,” kata dia, Jumat (13/8/2021).

BACA JUGA  UPDATE 16 Agustus: Tambah 2.081, Kini Ada 139.549 Kasus Covid-19 di Indonesia

Menurutnya bus tersebut akan keliling ke setiap sekolah dan pesantren dengan sasaran santri serta pelajar. Tercatat ada sekitar 200 ribu pelajar dan santri yang menjadi target sasaran vaksinasi.

“Kita awali dari santri dan pelajar di tingkat SMA/SMK sederajat. Selanjutnya baru di tingkat SMP,” ucap dia.

Herman mengatakan selain bus sekolah, rencananya kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Cianjur juga akan dijadikan kendaraan vaksinasi.

“Sementara satu bus, tapi kalau kurang akan ditambah. Jika perlu mobil dinas juga dijadikan mobil vaksinator,” tuturnya.

Ia menargetkan di Desember 2021 capaian vaksinasi sudah di angka 70 persen dari target.

Namun Herman berharap percepatan tersebut disertai dengan stok vaksin yang sesuai kebutuhan.

BACA JUGA  Update Corona Global 12 Agustus 2021: Kasus Aktif Covid-19 Indonesia

“Kendala kita saat ioni stok vaksin, jadi kita mau kebut tapi stok terbatas. Makanya kita harapkan supaya stok ditambah, supaya vaksinasi bisa cepat,” pungkasnya.

(editor:glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here