KTRINDONESIA – Pemprov DKI Jakarta akan membuka sekolah tatap muka setiap hari saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan pendidikan anak perlu dikejar di masa pandemi COVID-19 ini.

“Iya kan pendidikan anak-anak itu perlu dikejar selama masa pandemi,” kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (13/9/2021).

Riza menyadari selama 1,5 tahun pandemi COVID-19 di Jakarta, siswa kerap kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Untuk itulah, memperbanyak jadwal tatap muka diharapkan dapat memperbaiki kualitas pendidikan anak-anak di Jakarta.

“Pemahaman, pengertian dan ilmu nya tidak sebaik (dan) sebanyak di sekolah, tidak se-berkualitas tatap langsung,” ucapnya.

BACA JUGA  Perhatian! Jokowi Ubah Aturan Penetapan Harga Solar dan Premium

Terakhir, Riza juga meyakini sekolah tatap muka dapat mempercepat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.

“Dengan (begitu) para pendidik atau guru perlu ada percepatan untuk mengejar ketinggalan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Dinas Pendidikan DKI Jakarta berencana membuka sekolah tatap muka setiap hari. Nantinya, mata pelajaran olahraga dapat dilakukan secara individual.

“Timeline-nya Bu Kadis (Pendidikan) menginginkan 13 September, tapi ada hal-hal yang didiskusikan lagi dengan para pimpinan. Masuk (sekolah)-nya setiap hari, tapi anak itu kan bisa ketemunya dua kali dalam seminggu,” kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah saat dihubungi, Jumat (10/9).

Saat ini, sekolah tatap muka di DKI hanya berlangsung pada Senin, Rabu, dan Jumat, sedangkan pada Selasa dan Kamis dilakukan penyemprotan disinfektan. Dalam tiga hari itu, sekolah akan membagi kelas dan tingkat apa saja yang menyelenggarakan PTM, sehingga dalam seminggu setiap siswa hanya mengikuti satu kali PTM.

BACA JUGA  Kasus COVID Melonjak, Warga DKI Diminta di Rumah Aja

Taga menuturkan pembukaan sekolah setiap hari akan diprioritaskan pada 610 sekolah yang sudah memulai pembelajaran tatap muka (PTM). Nantinya, setiap siswa akan menjalani pembelajaran tatap muka menjadi dua kali seminggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here