KTR INDONESIA – Pemkab Karawang mencatat usia produktif menjadi penyumbang terbanyak terkonfirmasi positif. Karawang sendiri, mencatatkan 10 ribu kasus.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Karawang, Fitra Hergyana mengatakan rata-rata warga Karawang yang paling banyak terpapar adalah di usia 20-29 tahun, yakni sebanyak 10.643 orang. Hal itu menunjukkan bahwa kelompok usia produktif menjadi penyumbang tertinggi kasus COVID-19.

“Sepanjang kasus COVID-19 di Karawang, yang paling banyak menyumbang positif rate itu, para usia 20 -29 atau usia produktif,” ungkap Fitra saat dihubungi melalui telepon selular, Senin (9/8/2021).

Lanjutnya, untuk kondisi COVID-19 saat ini, angka kesembuhan pasien di Karawang terus meningkat, capai 93,25

“Data terakhir yang terpantau angka kesembuhan pasien, pada Minggu (8/8) kemarin, mencapai 93,25 persen. Tentunya, kabar tersebut merupakan kabar baik bagi kita semua,” terangnya.

BACA JUGA  Update Covid-19 RI: Hari Ini 3 September Kasus Baru Bertambah 7.797, Kematian 574

Sementara itu, penurunan itu dilihat dari laporan harian kasus covid-19 di Karawang yang menurun.

“Dari total 41.658 orang yang terkonfirmasi, 38,845 telah dinyatakan sembuh, 277 orang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 830 orang. Sementara, untuk angka kematian akibat COVID-19 hanya 4,12 persen atau sebanyak 1.716 orang, dan per hari kemarin, ada 99 orang saja yang positif, dan kasus positifnya cenderung terus landai,” terangnya.

Meski kasus terkonfirmasi virus corona di Karawang cenderung menurun, namun ia tetap meminta kepada masyarakat untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan dan juga mengikuti program vaksinasi yang diselenggarakan baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten untuk membantu mencegah penularan Covid-19.

BACA JUGA  Ketahui 7 Bahaya Kurang Tidur dan Cara Mengatasinya

Oleh karena itu, ia mengajak usia produktif, agar mengurangi bahkan menahan diri untuk tidak dulu kumpul-kumpul dan nongkrong dengan teman-temannya.

“Jadi klaster keluarga ini juga penyumbang kedua tertinggi setelah klaster industri. Sayangi orang tua dengan tidak kumpul-kumpul dulu,” tandasnya (Editor: glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here