KTR INDONESIA – Sebentar lagi akan merayakan kemerdekaannya di bulan Agustus. Ini merupakan tahun kedua peringatan kemerdekaan di tengah pandemi covid-19.

Namun Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, setiap warga negara sudah sepatutnya memberikan hadiah terbaik untuk hari kemerdekaan ini.

“Indonesia mendapat kemerdekaan itu perang, bukan dikasih begitu saja. Akibat perang, yang jatuh banyak memang, tapi pasti bisa bangun lagi. Terdesaknya banyak, tapi bisa mulai lagi. Tertekannya banyak, pasti bisa mulai lagi,” papar Menkes belum lama ini.

Menkes Budi pun yakin, bahwa bangsa ini mampu menang melawan pandemi Covid-19. Namun syaratnya satu, asal kompak, asal bersama-sama, gotong royong melawan Covid-19.

Ia juga berharap setiap pihak di negara ini mau bekerja sama dan saling tolong-menolong dalam mengatasi pandemi. Apalagi modal sosial bangsa ini kuat, cuma mesti dirajut bersama.

BACA JUGA  5 Manfaat Memakan Cabe, Sehatkan Saluran Pernapasan dan Cegah Asma

Sementara itu, dalam upaya gotong royong mengatasi pandemi, SCG Kembali memberikan donasi oksigen dan HFNC untuk DKI Jakarta. Mereka menyerahkan donasi 70 tabung oksigen dan 5 High Flow Nasal Cannula (HFNC) kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, juga 500 SCG Paper Bed beserta aksesorisnya guna mengisi Rumah Sakit Darurat di Gresik, Jawa Timur.

“Dalam beberapa bulan belakangan, kasus Covid-19 mengalami peningkatan akibat cepatnya penyebaran virus varian Delta, termasuk di Indonesia. Sesuai dengan komitmen, kami ikut gotong royong mendukung percepatan penyembuhan pasien Covid-19 di Indonesia,” ujar Wiroat Rattanachaisit, Country Director SCG di Indonesia.

Suharti, Ph.D., Deputi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman menambahkan, jumlah kasus di DKI Jakarta masih di angka 2.000 kasus per hari. Namun angka kesembuhan sudah lebih tinggi dan dengan penerapan tracing dan testing di DKI Jakarta yang sudah lebih baik, situasi di DKI Jakarta sudah lebih terkendali.

BACA JUGA  Sudah 68 Kasus, Ini Kronologi Omicron RI Sejak Temuan Kasus Pertama

“Pasien yang dirawat di RS juga sudah semakin berkurang meski pasien ICU masih cukup tinggi. Tentunya kami terus berusaha meningkatkan kualitas perawatan bagi para pasien di rumah sakit agar angka pasien rumah sakit juga semakin menurun. Kita harap dengan bantuan yang disalurkan ke rumah sakit akan menambah kemampuan kami dalam memberikan pelayanan di fasilitas-fasilitas di DKI Jakarta,” pungkasnya. (Editor: glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here