KTR INDONESIA – Pemprov DKI Jakarta mencatat capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah 98,1 persen dari target, Kamis (12/8/2021). Total ada 8.771.557 orang yang menjadi target penerima dosis pertama vaksin COVID-19 di ibu kota.

Sementara cakupan vaksinasi dosis kedua di DKI Jakarta sudah mencapai 42,7 persen dari target. Artinya, sudah lebih dari 3,8 juta orang divaksinasi COVID-19 secara lengkap di ibu kota.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Handayani, mengatakan kelompok usia dewasa 18-59 tahun menjadi yang tertinggi untuk capaian vaksinasi COVID-19, yakni sudah mencapai 103 persen.

“Di usia dewasa 18-59 tahun ini sudah lebih banyak dari jumlah target yang semula ditetapkan, sudah mencapai 103 persen,” kata Dwi dalam webinar bertajuk ‘Vaksinasi Menuju Herd Immunity’, Kamis (12/8/2021).

BACA JUGA  Polri Gandeng Jasa Raharja Gelar Vaksinasi dan Beri Bansos di Papua Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Menurut Dwi, tingginya capaian vaksinasi ini karena sebagian dari mereka adalah warga non-KTP DKI yang bekerja di ibu kota. Meski demikian, Dwi mengatakan DKI Jakarta tak membatasi vaksinasi secara domisili bagi mereka yang bekerja di ibu kota.

“Mayoritas dari 18-59 ini tidak hanya tinggal, tapi juga beraktivitas. Jadi masih di antara mereka yang memang warga BoDeTaBek, tapi yang mendapat akses vaksinnya di Jakarta,” jelas Dwi.

“Itu tidak masalah yang penting jangan sampai warga kita sendiri yang tinggal di Jakarta apapun KTP-nya tidak mendapat vaksinasi, atau malahan tidak berpartisipasi pada vaksin,” sambungnya.

Selain itu, Dwi juga menjelaskan capaian vaksinasi COVID-19 pada kelompok usia 12-17 tahun sudah mencapai 74,61 persen dari target sebanyak 900 ribu- 1 juta orang. Artinya, sekitar 700 ribu anak berusia 12-17 tahun telah mendapat vaksin COVID-19.

BACA JUGA  Pihak Bambang Pamungkas Akhirnya Bicara soal Coret Anak Sulung dari KK

Sementara untuk lansia, capaian vaksinasinya sudah mencapai 84,01 persen.

“Untuk lansia juga alhamdulilah seiring makin dibuka akses vaksin untuk masyarakat yang lain, maka lansia ini juga meningkat cakupannya sehingga sudah mencapai 84,01 persen,” tutur Dwi.

(glh/sumber:detik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here