KTRINDONESIA.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto membuka upacara penetapan Komponen Cadangan bertempat di Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/10/2021). Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara.

Prabowo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa setiap warga negara wajib ikut dalam upaya pertahanan dan keamanan negara. Hal itu dikarenakan telah diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara sebagaimana telah diamanatkan dalam undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar Prabowo, Kamis (7/10/2021).

Lebih jauh, Menhan mengatakan, pembentukan Komponen Cadangan TNI Tahun 2021 sebanyak 3.103 orang. Adapun peserta yang dilatih terbagi ke dalam enam tempat.

BACA JUGA  Duetkan Airlangga-AHY di Pilpres 2024, Demokrat Ngebet Ingin Berkoalisi dengan Golkar

Rinciannya, Rindam Jaya sebanyak 500 Orang, Rindam III/Siliwangi sebanyak 500 orang, Rindam IV/ Diponegoro sebanyak 500 orang, Rindam V/Brawijaya 500 orang, Rindam XII /Tanjungpura sebanyak 499 orang dan Universitas Pertahanan sebanyak 604 orang.

Seluruhnya telah melewati beragam tahap pembentukan mulai dari pendaftaran pada 17 hingga 31 Mei 2021, lalu tahap seleksi sejam 1 sampai 17 Juni 2021, pelatihan dasar kemiliteran dari 21 Juni hingga 18 September 2021 serta sampai dengan saat ini ditetapkan pada 7 Oktober 2021.

Pada gelaran upcara penetapan tersebut, para siswa menampilkan kemampuan yang dimiliki, antara lain parade atau defile pasukan melewati mimbar kehormatan Presiden dan demonstrasi keahlian.

Mulai dari bongkar pasang senjata dengan mata tertutup, keterampilan penembakan meriam, atraksi penggunaan senjata tradisional milik Suku Dayak, hingga atraksi kemampuan teknik beladiri militer.

BACA JUGA  Yenny Wahid Mengundurkan Diri sebagai Komisaris Garuda Indonesia

Sebagai acara puncak, anggota Komponen Cadangan menampilkan sosiodrama yang menggambarkan secara singkat proses seleksi, masa pendidikan sampai kembali kepada profesi masing-masing.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi dalam amanatnya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendaftar secara sukarela untuk menjadi pasukan komponen cadangan. Menurut Jokowi, ini bagian dari sistem pertahanan Indonesia yang bersifat semesta yakni dengan melibatkan masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada saudara-saudara yang telah mendaftar secara sukarela, telah mengikuti proses seleksi dan pelatihan dasar kemiliteran secara sukarela. Dan hari ini saudara-saudara ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan,” kata Jokowi.

(editor:glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here