KTRINDONESIA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku langsung berbicara dengan kementerian kesehatan (Kemenkes) menyusul permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berharap harga pemeriksaan covid-19 dengan metode PCR test bisa diturunkan hingga 50 persen.

Menurut dia, langkah yang dilakukannya dengan berbicara kepada Kemenkes sebagai bentuk fungsi pengawasan yang dilakukan parlemen. Dimana, DPR ingin memastikan instruksi presiden benar-benar dijalankan.

“Saya juga sudah bicara dengan Kementerian Kesehatan bahwa mereka sedang berupaya untuk bisa untuk melakukan hal tersebut,” kata Puan usai menghadiri rapat bersama DPR dan DPD di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Dalam hasil pembicaraan dengan Kemenkes, Politikus PDI-Perjuangan itu mengaku bahwa instruksi tersebut akan tindaklanjuti dengan cepat. Sehingga, Puan berharap hal ini bisa membantu meringankan beban masyarakat.

BACA JUGA  Sertifikat Vaksin Syarat Masuk Mal Adalah Upaya Optimal Menekan Peluang Penularan

“Dan tentu saja insyaallah dalam waktu yang tidak lama, dalam waktu yang cepat ini, apa yang kemudian kita harapkan bersama itu bisa segera terlaksana. Apa yang kita harapkan bersama itu bisa segera terlaksana,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Berbagai pihak menilai harga tes PCR covid-19 masih begitu tinggi. Pada umumnya harga tes PCR dipatok Rp. 900.000.

Jika ingin hasil yang lebih cepat maka biayanya akan lebih mahal. Terkait hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga tes PCR diturunkan.

“Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah menurunkan harga tes PCR,” katanya dalam keterangan persnya, Minggu (15/8/2021).

(editor:glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here