KTRINDONESIA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali melaporkan saat ini bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 terus mengalami penurunan.

Kini, di hari terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada 16 Agustus 2021, angka BOR di RS Covid-19 kini 42%. Bahkan, kemarin Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengatakan bahwa BOR secara nasional telah mengalami penurunan.

Bahkan, BOR wilayah di Pulau Jawa telah mengalami penurunan drastis. Kini, BOR tertinggi ada di wilayah luar Jawa yang lebih yakni Bali 74%, Kalimantan Selatan 73%, Gorontalo 65%, Kalimantan Timur 65%, Sulawesi Tengah 63%, Riau 62%, Sumatera Utara 60%, Kepulauan Bangka Belitung 59%, Aceh 59%, Sumatera Barat 57%.

BACA JUGA  Respon Keresahan Masyarakat, Polres Gresik Amankan Penjual Tabung Oksigen Nakal dengan Harga Tinggi

Sementara BOR di wilayah pulau Jawa tertinggi ada di Yogyakarta dengan tingkat BOR sebesar 52%. Kemudian di Jawa Timur 48%, Jawa Tengah 35%, Jawa Barat 30%, dan DKI Jakarta 27%.

Berikut ini rincian BOR di 34 provinsi seluruh Indonesia per 15 Agustus 2021:

  1. Bali 74%
  2. Kalimantan Selatan 73%
  3. Gorontalo 65%
  4. Kalimantan Timur 65%
  5. Sulawesi Tengah 63%
  6. Riau 62%
  7. Sumatera Utara 60%
  8. Kepulauan Bangka Belitung 59%
  9. Aceh 59%
  10. Sumatera Barat 57%
  11. Lampung 57%
  12. Sulawesi Selatan 53%
  13. DI Yogyakarta 52%
  14. Sulawesi Utara 51%
  15. Papua 49%
  16. Nusa Tenggara Timur 49%
  17. Jawa Timur 48%
  18. Jambi 47%
  19. Sumatera Selatan 46%
  20. Kalimantan Utara 43%
  21. Kalimantan Tengah 43%
  22. Sulawesi Tenggara 38%
  23. Sulawesi Barat 38%
  24. Maluku Utara 35%
  25. Jawa Tengah 35%
  26. Kalimantan Barat 34%
  27. Bengkulu 33%
  28. Banten 32%
  29. Kepulauan Riau 30%
  30. Nusa Tenggara Barat 30%
  31. Jawa Barat 30%
  32. DKI Jakarta 27%
  33. Papua Barat 23%
  34. Maluku 16% 
BACA JUGA  Kemendikbud Usulkan Pelonggaran Belajar Tatap Muka di Sekolah

(editor:glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here