KTRINDONESIA – Kementerian Kesehatan RI menetapkan harga tertinggi tes swab PCR menjadi Rp 495 ribu di Jawa-Bali, dan di luar Jawa-Bali Rp 525 ribu. Menyesuaikan aturan tersebut, sejak 17 Agustus 2021 Kimia Farma juga menetapkan harga terbaru untuk tes COVID-19 PCR.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno Putro memastikan penurunan harga tersebut berdasarkan aturan terbaru pemerintah. Adapun penyesuaian harga diberlakukan sesuai dengan maksimal ketetapan harga tertinggi dari Kemenkes RI.

“PT Kimia Farma Tbk dan seluruh anak perusahaannya berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi guna membantu pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19,” ujarnya, dikutip detik.

Ia juga menyoroti penyesuaian biaya terbaru tes PCR demi kelancaran peningkatan testing dan tracing di Indonesia.

BACA JUGA  Sidang Tahunan MPR Dihadiri 363 dari 711 Anggota DPR dan DPD

“Kimia Farma akan mengikuti keputusan pemerintah tentang harga kebijakan tes PCR terbaru. Kimia Farma mendukung untuk mempercepat testing dan tracing yang ujungnya adalah mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” pungkas dia.

Kimia Farma tidak hanya menurunkan harga tes swab PCR, melainkan juga harga tes swab antigen.

Berikut rinciannya:

PCR swab test:

Rp 495 ribu

Swab antigen:

Rp 85 ribu (regular)

Rp 125 ribu (Abbott Panbio)

(editor:glh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here