KTR INDONESIA – Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin meresmikan 1.014 Balai Latihan Kerja (BLK) Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Ma’ruf Amin mengatakan, BLK merupakan salah satu upaya dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap bersaing. Apalagi kondisi persaingan saat ini semakin ketat, maka diperlukan kecepatan, ketepatan, dan efisiensi sebagai pondasi untuk bersaing, termasuk persaingan di sektor ketenagakerjaan.

“Kita harus melakukan langkah-langkah yang strategis. Apa yang harus kita lakukan dalam menyiapkan SDM yang mampu menghadapi tantangan di masa depan yang diisi oleh teknologi digital, seperti big data, artificial intelligent, internet of things,” kata Ma’ruf Amin.

Ia berharap, peresmian BLK ini dapat mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, menciptakan SDM unggul, dan memberikan bekal ketarmpilan dan kompetensi kerja.

BACA JUGA  Polri Gandeng Jasa Raharja Gelar Vaksinasi dan Beri Bansos di Papua Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Agar pembangunan BLK Komunitas semakin relevan dengan tujuan pendiriannya, Ma’ruf mendorong kejuruan pelatihan terus dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan dunia industry (link and match).

“Selain itu, pelatihan BLK Komunitas diharapkan juga mendorong dan meningkatkan minat masyarakat untuk berwirausaha dan membuka lapangan kerja baru, sehingga pada akhirnya dapat menekan jumlah pengangguran dan memulihkan perekonomian nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah mengatakan, dengan adanya BLK Komunitas, diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan teknis produksi atau keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja bagi komunitas, pekerja, dan masyarakat umum.

Untuk itu, pihaknya telah mengalokasikan program dan anggaran untuk bantuan biaya operasional, serta bantuan program paket pelatihan vokasi.

BACA JUGA  Pak Bambang Soesatyo Ketua MPR Tolong Bantu Saya Rakyat Kecil, Tanah Dirampas Bintaro Jaya Xchange

“Kami juga menyiapkan program untuk melatih tenaga instruktur dan pengelola BLK Komunitas, agar mampu mengelola BLK Komuniitas dengan baik,” ungkap Ida.

Lanjut Ida, saat ini Kemenaker juga telah mengembangkan program pelatihan vokasi di BLK Komunitas menjadi 23 kejuruan, yakni Kejuruan Teknik Otomotif, Teknin Pendingin (Refrigerasi), Teknis Las (Welding), Teknik Konstruksi Furniture dan Kriya Kayu (Woodworking), Teknik Perkapalan, dan Instalasi Infrastruktur Telekomunikasi.

“Ada juga program pelatihan vokasi Elektronika, Teknik Informatika, Robotika, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Pengolahan Hasil Pertanian (Agroindustri), Pengolahan Hasil Perikanan (Fishery Industry), Kesenian, Seni Kriya (Kerajinan Tangan), Teknik Batik, Desain Mode dan Tekstil (Tata Busana), Tata Rias, Bahasa, Perhotelan, Kesehatan Tradisional, Seni Kuliner, dan Hubungan Industrial. (sbh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here