KTR INDONESIA – Berbisnis tidak harus diawali dengan modal besar. Hal ini sudah dibuktikan pasangan suami istri, Fajar Nugraha dan Ira Hanira.

Melalui bender Adorable Projects, Fajar dan Ira berbisnis sepatu. Hebatnya, mereka dapat meraup omzet miliaran Rupiah setiap bulannya.

Fajar mengatakan, ia dan istri memulai berbisnis tahun 2008 dari hasil patungaj berdua. Uang itu digunakan untuk membuat pernak-pernik berbahan akrilik bekas.

“Modalnya kecil banget. Saya buat limbah-limbah bekas itu untuk membuat neon box, kotak sumbangan, cincin, kalung, hingga gelang dengan bentuk beraneka ragam,” kata Fajar.

Begitu siap jual, aksesoris-aksesoris tersebut ditawarkan ke orang-orang terdekat, dan terus berkembang seiring waktu berjalan.

“Dari hasil berjualan produk-produk limbah akrilik, omzet yang kami capai perna Rp30-40 jutaan dalam sebulan,” ungkapnya.

Pendapatan tersebut diputarnya. Bosa dikatakan, bisnis aksesoris tersebut menjadi batu loncatan. Hingga akhirnya berjualan sepatu.

BACA JUGA  Tak Ada Izin Selama 8 Tahun, Penggelapan Pajak, merugikan Negara dan Masyarakat, Warga Tangsel Tantang Mendagri Berani Segel Mall Bintaro Xchange

Fajar mengatakan, sepatu-sepatu yang ia jual dipasok dari perajin berskala kecil. Usaha tersebut dimulai pada 2010. Dan, kini sudah bisa menyetok hingga 60.000 pasang sepatu.

Disebutkannya, dalam masa satu tahun, dirinya berhasil menjual 100.000 hingga 200.000 pasang sepatu. Jumlah sepatu yang dijual pun tergantung sepatu yang dapat dipasok dari para perajin sepatu. Hebatnya, mereka dapat meraup omzet miliaran Rupiah setiap bulannya.

Fajar mengatakan, ia dan istri memulai berbisnis tahun 2008 dari hasil patungaj berdua. Uang itu digunakan untuk membuat pernak-pernik berbahan akrilik bekas.

“Modalnya kecil banget. Saya buat limbah-limbah bekas itu untuk membuat neon box, kotak sumbangan, cincin, kalung, hingga gelang dengan bentuk beraneka ragam,” kata Fajar.

Begitu siap jual, aksesoris-aksesoris tersebut ditawarkan ke orang-orang terdekat, dan terus berkembang seiring waktu berjalan.

BACA JUGA  Pedagang Pasar Ngamuk, Beli Sembako Kena PPN

“Dari hasil berjualan produk-produk limbah akrilik, omzet yang kami capai perna Rp30-40 jutaan dalam sebulan,” ungkapnya.

Pendapatan tersebut diputarnya. Bosa dikatakan, bisnis aksesoris tersebut menjadi batu loncatan. Hingga akhirnya berjualan sepatu.

Fajar mengatakan, sepatu-sepatu yang ia jual dipasok dari perajin berskala kecil. Usaha tersebut dimulai pada 2010. Dan, kini sudah bisa menyetok hingga 60.000 pasang sepatu.

Disebutkannya, dalam masa satu tahun, dirinya berhasil menjual 100.000 hingga 200.000 pasang sepatu. Jumlah sepatu yang dijual pun tergantung sepatu yang dapat dipasok dari para perajin.

Ia pun mengumpamakan hitung-hitungan omzet yang diperolehnya. Jika biaa menjual 200.000, maka kalau dirupiahkan sekitar Rp1-3 miliar.

Selain sepatu, Adorable Projects juga menjual tas dan pakaian. Tapi 70% barang yang terjual adalah sepatu. Dia memasarkan produknya lewat akun Instagram @adorableprojects. (mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here