KTR INDONESIA – Guna membangkitkan perekonomian akibat pandemi Covid-19, pemberdayaan koperasi dan UMKM harus dilakukan. Untuk itu Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) meminta para pelaku UMKM untuk tidak ragu gabung ke koperasi.

Menkop UKM, Teten Masduki mengatakan, saat ini ekonomi kerakyatan harus diperkuat melalui koperasi. Di sisi lain, koperasi masih memiliki stigma negatif dari masyarakat. Maka dari itu, pemberdayaan koperasi modern harus digalakkan.

“Koperasi kurang bagus namanya memang. Ketika saya kunjungan ke Bogor, saya mau konsolidasi petani bunga hias berbasis ekspor. Saya suruh mereka masuk koperasi. Semuanya tidak mau karena koperasi punya stigma negatif. Saya bilang yang jelek itu masa lalu, kita bangun koperasi modern,” kata Teten melalui siaran pers, Rabu (9/6/2021).

BACA JUGA  Sri Mulyani Klaim Aturan Keuangan-Pajak RI Sesuai Ekonomi Syariah

Menurut Teten, koperasi kini bisa menjadi strategi baru untuk memperbaiki perekonomian nasional. Saat ini, koperasi harus menjadi agen untuk mengkonsolidasi usaha mikro yang tidak masuk dalam skala ekonomi. Dengan terbentuknya koperasi modern, bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi usaha mikro.

“Saat ini, petani itu usahanya perorangan, begitu pula dengan nelayan. Kondisi seperti ini sulit bagi UMKM berhadapan dengan market yang butuh supplier yang stabil. Ini kita bisa konsolidasi mereka dalam koperasi dan masuk dalam skala ekonomi agar terhubung dengan buyer dan market,” ujar Teten. (pol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here