Cegah Kerumunan, Kawasan Kota Tua Tutup saat Malam Tahun Baru

0
4

KTRINDONESIA.COM – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menutup kawasan Kota Tua saat malam Tahun Baru pada 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

Hal itu berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 789 Tahun 2021.

“Taman Fatahillah Kota Tua tutup pada tanggal 31 Desember dan 1 Januari 2022,” ungkap Kepala Suku Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Sherly Yuliana saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (29/12/2021).

Ditutupnya tempat wisata ikonik Jakarta Barat itu guna mencegah keramaian pada saat malam pergantian tahun sehingga angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

Selain menutup Kota Tua, beberapa tempat lain juga dibatasi jam operasional selama malam pergantian tahun berlangsung.

BACA JUGA  Pakar Pidana Angkat Suara Soal Rizieq Batal Bebas Hari Ini

Restoran dan beberapa tempat usaha hiburan dibatasi beroperasi hingga sampai pukul 21.00 WIB. Aturan tersebut juga diatur dalam SK yang diterbitkan Dinas Pariwisata Ekonomi dan Kreatif DKI.

“Restoran, rumah makan, kafe atau bar, khusus tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 beroperasi dari pukul 22.00, close bill pukul 21.00 dan pengelola sudah mengosongkan area lokasi usahanya pukul 22.00 WIB,” terangnya.

Ia berharap seluruh pelaku usaha mematuhi regulasi tersebut demi menjaga kondusivitas malam tahun baru.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, 8.000 personel Polda Metro Jaya berikut petugas gabungan dari TNI dan Pemprov DKI Jakarta akan berkeliling memantau seluruh tempat usaha saat pergantian malam tahun.

BACA JUGA  Cegah Pelat Palsu Saat Ganjil-Genap di Puncak, Polisi Akan Periksa STNK Kendaraan

Mereka akan memeriksa kelengkapan protokol kesehatan seperti ketersediaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), wastafel hingga aplikasi PeduliLindungi di setiap tempat usaha.

Mereka juga akan memastikan tempat usaha tersebut tutup sesuai dengan jam operasional yang telah ditentukan. Jika nantinya polisi mendapati ada tempat usaha yang melanggar, maka izin usaha tersebut akan dicabut pemerintah.

“Kalau kedapatan melanggar nanti dari pemerintah daerah akan mencabut izin usahanya. Karena kita bergerak dari Polda, TNI dibantu dengan Satpol PP,” ucap Endra.

Selain memantau tempat usaha, petugas juga akan patroli ke setiap permukiman warga untuk membubarkan kegiatan pesta kembang api dan petasan. Hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan keramaian saat malam pergantian tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here