KTRINDONESIA – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok meminta pengelola bioskop di kota tersebut memperketat protokol kesehatan (prokes) setelah diizinkan kembali beroperasi. Anak di bawah usia 12 tahun tidak diizinkan masuk ke bioskop.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, jumlah pengunjung bioskop dibatasi hanya 50% dari kapasitas. Kemudian wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Anak usia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan masuk. Tidak boleh menjual makanan di area bioskop. Lalu prokesnya dan juga daftar perusahaan yang boleh beroperasi ditentukan oleh ditentukan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif,” kata Dadan kepada wartawan Senin (20/9/2021).

Menurut Dadang, pengunjung yang boleh masuk ke dalam bioskop adalah yang dapat menunjukkan aplikasi PeduliLindungi dengan indikator warna hijau. Pengunjung wajib menggunakan aplikasi ini walaupun ketika masuk mal sudah menggunakan aplikasi tersebut.

BACA JUGA  KPK-Kejati Sultra Periksa Lokasi Tambang Dugaan Kasus Korupsi PT Toshida

“Jadi ada protokol masuk mal semua berlaku. Tapi di situ (bioskop) pun ada syarat mereka harus skrining dengan PeduliLindungi,” ujarnya.Baca: Hari Ini, 1.266 PAUD di Bekasi Gelar Belajar Tatap Muka Terbatas

Dadang menuturkan, untuk Kota Depok saat ini kondisi penyebaran Covid-19 sudah terkendali dengan rata-rata kasus kini sudah di bawah 100. Kemudian positif rate sudah cukup baik dan BOR juga baik.

Kendati demikian pihaknya tetap mengingatkan warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M. “Vaksinasi yang terus kita kejar karena bulan ini kan target 70% harus tercapai dari target total itu arahan Presiden,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here