Tokyo – Pebulutangkis Hendra Setiawan baru saja menyelesaikan kiprahnya di Olimpiade Tokyo 2020. Hendra menutup peluang untuk tampil di Olimpiade selanjutnya.

Hendra Setiawan berlaga di nomor ganda putra bulutangkis bersama Mohammad Ahsan. Pasangan senior Indonesia itu gagal meraih medali setelah kalah tiga gim 21-17, 17-21, 14-21 dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia dalam laga perebutan medali perunggu, Sabtu (31/7/2021).

Dengan demikian, Indonesia akan pulang tanpa medali dari nomor ganda putra, yang semula dijagokan sukses di Olimpiade kali ini. Pasalnya, pasangan nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lebih dulu tersingkir usai takluk di tangan peraih medali emas Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan) di babak perempatfinal.

BACA JUGA  Skor Kualifikasi Real Madrid Vs Celta: Benzema Hat-trick, El Real Menang 5-2

Hendra Setiawan tampaknya telah memainkan Olimpiade terakhir di dalam kariernya. Pasalnya, Hendra akan berusia 37 tahun pada akhir bulan ini dan berarti akan berusia 39 tahun pada Olimpiade 2024 di Paris.

“Selamat tinggal Tokyo 2020. Olimpiade terakhir saya telah selesai,” tulis Hendra kepada lebih dari 350 ribu pengikutnya di Instagram.

Unggahan Hendra itu mendapat respons dari sejumlah koleganya.

“Tolong main sekali lagi, sampai jumpa lagi di Paris,” kata Tan Wee Kiong pemain ganda putra Malaysia di kolom komentar.

“Kamu selamanya akan menjadi legenda, bung!” timpal pemain Taiwan Lu Ching Yao.

Meski gagal menyumbang medali di Tokyo, Hendra pernah berprestasi di kejuaraan multievent terbesar di dunia ini. Hendra Setiawan merupakan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 saat berpasangan dengan mendiang Markis Kido.

BACA JUGA  Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - 3 Besar Konsisten, Indonesia Melesat ke Peringkat 35

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here