KTR INDONESIA – Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mendorong pemerintah memberikan jaminan sosial hari tua bagi atlet berprestasi. Ia mengatakan, hal tersebut tertuang dalam Revisi Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) Nomor 3 Tahun 2005. “Salah satu poin yang sangat ditekankan dalam RUU SKN adalah penghargaan serta jaminan sosial hari tua bagi atlet berprestasi,” kata Hetifah, dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Hal tersebut disampaikan Hetifah setelah ganda putri bulu tangkis Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Tokyo 2020. Menurut dia, negara perlu menjamin kesejahteraan hari tua mereka dalam bentuk jaminan sosial. “Atlet-atlet seperti Greysia/Apriyani telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Sudah sepantasnya negara menjamin kesejahteraan hari tua mereka,” ujarnya.

BACA JUGA  Lima Pertandingan Liga Inggris Akhir Pekan Ini Resmi Ditunda Karena Covid-19, Termasuk Laga Manchester United

Hetifah menyampaikan rasa haru dan bangga atas kemenangan Greysia/Apriyani, pada Senin (2/8/2021), melawan ganda putri China, Chen/Jia. Politisi Partai Golkar itu menilai pertandingan tersebut luar biasa, ditambah dengan prestasi medali emas yang diraih Indonesia. “Pertandingan dan prestasi yang luar biasa. Saya sudah ngefans dengan Greysia/Apriyani sejak Sea Games lalu. Ternyata sekarang mereka kembali mengharumkan nama Indonesia di level lebih besar,” ungkap dia.

Hetifah juga memuji kerja keras berbagai pihak dalam mencetak prestasi bulu tangkis.

Ia menyebutkan, sejak era Susi Susanti, Indonesia sudah “langganan” memenangkan berbagai kejuaraan bulu tangkis. “Tentu saja atlet berprestasi tidak dicetak secara kilat, melainkan perjuangan bertahun-tahun dengan dukungan berbagai pihak,” tutur dia. “Saya acungkan jempol untuk sinergi PB Bulu Tangkis, KONI, Kemenpora, serta CSR berbagai swasta yang mendukung prestasi atlet kita,” ucap Hetifah. Sebelumnya, Greysia/Apriyani sukses meraih medali emas dalam Olimpiade Tokyo 2020. Medali emas itu diraih usai mengalahkan pasangan Chen/Jia dengan skor akhir 21-15. Kemenangan tersebut juga menjadi torehan emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

BACA JUGA  Merasa Yang Salah Dari Pembinaan Prestasi Olahraga Nasional, Menpora: Kita Ini Penduduknya Lebih Dari 297 Juta, Masa Sih Mencari Talenta Yang Berbakat Kita Tidak Bisa?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here